Mechanical = Mesin?

Semasa kuliah dulu di Bandung, pernah ada guyonan dari beberapa teman seangkatan mengenai terjemahan jurusan tercinta kami dulu. Dalam bahasa Inggrisnya, tentu sudah banyak yang mengenalnya dengan Mechanical Engineering”. Lalu, ketika di-alih-bahasa-kan menjadi bahasa Indonesia, artinya menjadi Teknik Mesin. Namun, apakah arti tersebut sudah sepadan menggambarkan bahasa asingnya? Mungkin iya, mungkin tidak🙂

Kalau dilihat-lihat, sebetulnya arti “Mesin” itu sendiri jika di bahasa Inggris-kan umumnya kita temukan dengan kata “machine” atau “engine“. Tidak ada sepertinya kamus yang menterjemahkannya menjadi “mechanical“. Masih ada lho, orang-orang —semoga diberikan pencerahan— yang sering menganggap bahwa kuliah Sarjana di Teknik Mesin itu akrab dengan oli, mesin, dongkrak, dan peralatan montir atau bengkel lainnya.

Memang ada, di tempat kami itu tersedia sebuah organisasi sebagai suatu wadah penyaluran hobi anak-anak yang senang dengan dunia otomotif & kutak-katik mesin, yang disebut dengan ‘Bengkel’. Namun, itu juga kegiatan diluar belajar mengajar. Kami tetap baca buku teks dan mencatat penjelasan dosen kok. Hehehe…

Supaya lebih jelas, biasanya kegiatan perkuliahan di Teknik Mesin sudah mulai dikelompokkan saat tingkat 3 akhir. Mahasiswa memilih bidangnya masing-masing sesuai minatnya. Nah, pengelompokkannya dibagi menjadi 4 (empat) kelompok keahlian (KK). Empat KK tersebut terdiri dari KK Perancangan Mesin, KK Konversi Energi, KK Teknik Produksi Mesin, dan KK Ilmu dan Teknik Material (bersinggungan dengan jurusan Teknik Material). Saya rasa jumlahnya saat ini bertambah, belum lagi jika digabungkan dengan jurusan Teknik Penerbangan.

Nah, begitu.  Yaa, seharusnya sih yang tepat penterjemahan “Mechanical Engineering” itu menjadi “Teknik Mekanika” ya. Tapi, kok saya sendiri rasanya kurang sreg ya? Duh, jadi serba salah. Memang masalah pembiasaan saja.

*Disclaimer: Tidak ada maksud mendiskreditkan penterjemah maupun bahasa Indonesia. Tulisan ini hanyalah pikiran seseorang yang terlalu membuat hal kecil menjadi besar. Namun saya berharap *tetep* mudah-mudahan, ke depannya bisa dirubah menjadi Teknik Mekanika. Maju Teknik Mekanika (Mesin?) !

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s